Efisiensi waktu dan biaya dalam berkomunikasi dengan sejumlah kolega yang berada di luar kota maupun luar negeri sudah menjadi kebutuhan utama berbagai pelaku usaha saat ini. Hari ini (04/04) Keda Communication Ltd (Kedacom) – salah satu pelaku industri video telekomunikasi global yang berpusat di Cina – menghadirkan solusi berupa Kedacom Video Conference. 

Produk-produk tersebut adalah terminal video conference H700/H900, terminal video conference yang terintegrasi dengan kamera-nya H600, kamera video conference TrueVixon HD85D/ True Vixon HD90D, software video conference HD-PCMT, multipoint control unit (MCU) KDV8000H dan digital conference microphone TrueVoc300D dan TrueVoc300A.  

Serangkaian produk tersebut dapat dipilih dengan menyesuaikan kebutuhan video conference yang akan dilakukan. Baik itu yang sifatnya point to point (antara dua lokasi) maupun multi point (lebih dari dua lokasi).  Video bisa ditampilkan melalui monitor notebook, layar LCD/LED TV, ataupun proyektor. Berbicara masalah teknologi, teknologi yang disematkan pada serangkaian Kedacom Video conference memungkinkan konferensi video yang dilakukan berlangsung secara real time. Artinya, dengan teknologi yang disuguhkannya diklaim tidak mengalami suara yang muncul belakangan atau terlambat. 

Gerak bibir dan suara pembicara bisa muncul bersamaan seperti saat bercakap-cakap dengan berhadapan langsung. Hal ini tentu membuat konferensi video berjalan lebih nyaman dibandingkan memanfaatkan aplikasi percakapan online yang tersedia secara gratis. Selain itu dari sisi keamanan Kedacom Video Conference membantu menjaga keamaan informasi selama video konferensi berlangsung. Hal ini dimungkinkan dengan dukungan teknologi 128-bit AES. Teknologi ini dirancang untuk mencegah akses yang tidak terotorisasi oleh sistem.

“Kedacom Video Conference bukan hanya menghemat biaya perjalanan dan waktu, melainkan juga membantu mempercepat pengambilan keputusan. Produk ini dapat dimanfaatkan di berbagai bidang, mulai dari sektor perdagangan, keuangan, perhotelan, kesehatan, pendidikan, hingga pemerintahan” ujar Division Manager PT. Datascrip, Jeremy Hermanto.