Entsoe – perusahaan pemasok listrik swasta – meramalkan penggunaan energi terbarukan khususnya di wilayah Eropa akan tumbuh 40% di tahun 2020. Artinya penggunaan energi terbarukan akan meningkat melebihi penggunaan batu bara, gas, dan minyak bumi. Di akhir dekade ini diperkirakan juga produksi listrik dari sumber energi terbarukan tumbuh menjadi 50% atau sekitar 512 Gw.

Sementara untuk kapasitas pembangkit yang menggunakan bahan bakar fosil akan tumbuh sekitar 471 Gw dan sisanya adalah produksi listrik dari nuklir. Menariknya dalam laporan yang dibuat oleh Entsoe, pembangkit dari nuklir memang perlahan akan tumbuh hingga 2015, namun tren tersebut  hanya berlaku sekejap pasalnya diprediksikan akan menurun sampai 2020.

Di sisi lain, Uni Eropa memang mempunyai tujuan di 2020 untuk mengurangi ketergantungan energi fosil dan menggenjot produksi listrik dari sumber energi terbarukan. Dari pihak Entsoe pun mengemukakan nantinya tren di Eropa sumber energi dari surya, angin, dan biomassa akan berkembang, sedangkan pembangkit listrik dari tenaga air akan menurun.

“Pembangkit listrik angin, surya dan biomassa diperkirakan akan meningkat, sedangkan pangsa pembangkit listrik tenaga air diperkirakan akan menurun,” kata perwakilan dari Entsoe yang dilansir dari Renewable Energy World (04/04).