Nampaknya Google Glass kini memiliki pesaing serupa. Menurut techinasia, Baidu sebuah perusahaan web service China sedang mengerjakan sebuah produk teknologi serupa dengan Google Glass yang diberi nama Baidu Eye.

Ada sebuah sumber anonim yang bisa dipercaya mengatakan bahwa Baidu Eye juga dipakai seperti kacamata pada umumnya, memiliki fitur LCD display, mampu mengenali sebuah foto atau gambar, dan dikontrol melalui suara. Semua fitur tersebut dilaporkan telah beroperasi dengan baik, namun gaya desain dan pembuatan perangkatnya masih dalam tahap pengujian. Baidu juga dikabarkan bekerja sama dengan Qualcomm agar dapat membuat baterai tahan lama yang mampu bertahan selama 12 jam keatas.

Sayangnya, Baidu Eye juga akan menjadi sebuah aplikasi platform developer pihak ketiga yang akan mampu untuk mengembangkan sebuah aplikasi. Lebih jauhnya, Baidu nampaknya bertujuan untuk menjadi sebuah platform teknologi wearable yang dapat dimanfaatkan perusahaan untuk mengambil keuntungan dari mengeluarkan segala jenis produk teknologi wearable.

Menurut techinasia lagi, Sina tech melaporkan bahwa apabila perangkat image recognitions-nya (yang di dalamnya termasuk face recognition) dapat bekerja selayaknya, hal ini memungkinkan kita dapat mengenali dan menangkap buronan dengan sangat mudah sambil berjalan santai. Meski bagaimanapun, jika Baidu Eye memang laku di pasaran, malah akan menimbulkan permasalahan baru di China dan negara-negara sejenis yang memiliki lembaga sensor tersendiri (jika berasumsi Baidu Eye serupa dengan Google Glass yang memberikan kemudahan penggunanya untuk merekam dan mengunduh foto maupun video secara instan).

Namun untuk penggunaan Baidu Eye yang mendunia mungkin masih merupakan sebuah rencana jangka panjang, karena belum ada pemberitahuan resmi soal peluncurannya untuk pemakaian komersial. Kita tentunya akan menunggu untuk perkembangan selanjutnya.