Inovasi terbaru saat ini milik perusahaan besutan Steve Job adalah Protective Mechanism for an Electronic Device. Singkatnya adalah pelindung mekanis untuk perangkat elektronik. Terobosan barunya ini telah diajukan patennya September dua tahun silam dan kini telah resmi haknya dimiliki oleh Apple. Lantas bagaimana dengan sistem kerjanya? Mekanisme kerja perangkat ini mengubah pusat bobot dari perangkat elektronik untuk dapat melindungi komponen vital saat terjatuh. 

Menariknya, mekanisme akan secara otomatis bekerja berbarengan dengan perangkat sensor dan prosesor untuk menentukan kapan harus diaktifkan. Sementara untuk bagian sensornya, dapat berupa perangkat giroskop, akselerometer, sensor posisi, atau bahkan GPS. Artinya ketika iPhone lepas dari genggaman, sinyal ke prosesor akan dengan cepat menerima sensor tersebut. Tak hanya itu saja, teknologi itu akan mengukur sekuat apa benturannya sebelum iPhone menyentuh tanah.

Setelah melakukan semua perhitungan statistik, mekanisme pelindung kemudian akan mengaktifkan, dan membenarkan posisi iPhone untuk melindungi iPhone dari kerusakan parah. Selain itu juga ada beberapa teknologi lainnya di dalam paten tersebut, salah satunya adalah gas canister dan air foil yang dapat mengurangi kecepatan jatuhnya. Diwartakan AppleInsider (24/3), selain untuk iPhone, teknologi ini ternyata juga dapat digunakan untuk produk besutan Apple lainnya seperti iPad dan MacBook. Dengan teknologi ini Apple berharap sisi keamanan perangkatnya dari kelalaian pengguna dapat diminimalisir.