Hari ini (20/03) General Electric (GE) Indonesia, mengadakan kegiatan Workshop IT Day & Tech Café Launch bersama GE Indonesia yang bertema “It’s Unified GE Collaboration Environment”. GE merupakan perusahaan global di bidang infrastruktur, keuangan dan media yang memenuhi kebutuhan penting dunia dengan menawarkan teknologi-teknologi terbaru untuk masyarakat. Dalam press conference-nya hari ini, President Director PT GE Indonesia, Setio Soemartono menyampaikan beberapa poin penting yang akan dilakukan GE dalam menjawab persoalan-persoalan dan tantangan beserta hambatan yang sedang dihadapi Indonesia.

Teknologi merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dalam perkembangan hidup manusia. Kemunculan teknologi bertujuan untuk mempermudah dan menyediakan penyelesaian-penyelesaian atas tantangan yang hadir dalam kehidupan manusia. Saat ini GE Indonesia sedang mengembangkan sebuah pilot project Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa dengan materi serbuk kayu yang kurang lebih telah berjalan sejauh 50%. Indonesia akan menjadi negara pertama yang mengembangkan teknologi ini di ASEAN. Tenaga Biomassa sendiri menggunakan sistem pyrolysis, yaitu dengan pembakaran suhu tinggi tanpa menggunakan oksigen. Dalam proyek ini GE Indonesia telah bekerjasama dengan PLN untuk dapat mendistribusikan teknologi ini untuk keperluan masyarakat banyak.

“PLN telah menginvestasikan sekitar 4-5 Juta USD dalam pengembangan proyek ini” Ungkap Setio Soemartono.

Dalam pernyataannya kali ini, Setio juga mengungkapkan bahwa selain peduli dalam menyediakan penyelesaian dari aspek teknologi, GE Indonesia juga peduli tentang persoalan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Meski GE merupakan perusahaan asing, pihaknya tidak mempekerjakan ekspatriat di Indonesia, mereka lebih menginginkan mendatangkan tenaga ahli sementara waktu untuk melatih sumber daya lokal, sesuai dengan motto utamanya, yaitu, “Bring the latest technology to Indonesia, provide solutions to the country, and develop the country talent.”