Tak bisa dipungkiri lagi bahwa industri game tanah air berkembang pesat dalam kurun waktu 10 tahun terakhir seiring derasnya perkembangan teknologi. Bersama Duniaku Network – salah satu media game online terbesar di Indonesia – Binus University serta Asosiasi Game Indonesia (AGI) mengadakan acara talkshow tertutup dengan tema “Game Indonesia Bersinergi” di kampus Binus University, Jakarta (19/3).

Hadir pula dalam acara ini Ketua AGI Andy Suryanto, Direktur Utama Duniaku Network Robi Baskoro, Binus University Fredy Purnomo, dan perwakilan dari Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Parekraf) Dadang. Dalam diskusi tersebut, menurut Fredy industri game di Indonesia sangat diperlukan selain menambah income bagi negara adalah pengenalan khasanah budaya Indonesia lebih jauh lewat game.

“Setidaknya dengan media game dapat menceritakan lokalitas budaya di Indonesia,” ujarnya.

Selain acara diskusi, event ini juga sebagai launching AGI. Dengan adanya asosiasi ini, diharapkan sebagai wadah memajukan industri game di Indonesia.

“Kita pengin bareng-bareng buat tumbuhkan industri game lokal untuk go internasional,” jelas Andy.

Jika melihat nilai bisnis di industri ini di Indonesia di tahun lalu untuk publisher mencapai sekitar Rp1,2 triliun dan game developer menyentuh pada angka Rp20 miliar.