Terobosan kali ini dari para ilmuwan nampaknya akan membuat para mentalis tidak laku lagi. Bagaimana tidak, para ilmuwan meneliti dengan memindai otak manusia kini mereka dapat mengetahui siapa yang sedang dipikirkan oleh orang tersebut, ini merupakan pertama kalinya peneliti mampu mengidentifikasi apa yang sedang orang bayangkan dengan teknologi pencitraan.

Lebih jauh dari yang mentalis lakukan, usaha untuk memvisualisasikan pikiran kini akhirnya menemui titik terang. Baru-baru ini, para ilmuwan menggunakan scan otak untuk memecahkan kode-kode citra langsung dari otak, seperti seberapa banyak orang yang baru saja dilihatnya, dan ingatan tertentu yang dapat diingat kembali. Bahkan mereka sekarang dapat merekonstruksi video yang telah ditonton oleh seseorang berdasarkan aktivitas otak mereka sendiri. Seorang ilmuwan ahli neuro dari Universitas Cornell, Nathan Spreng dan rekanannya, ingin membawa penelitian ini selangkah lebih jauh dengan melihat apakah mereka dapat menyimpulkan gambaran mental dari orang-orang yang sedang dibayangkan di kepala mereka.

Menurut Scientificamerican, Spreng mengatakan, “Kami mencoba memahami bahwa mekanisme fisik yang mengizinkan kami untuk dapat masuk lebih dalam, dan bagian sebagaimana kita merepresentasikan seseorang di dalam pikiran kita.”

“Manusia merupakan makhluk sosial, dan dunia sosial merupakan sesuatu yang kompleks,” ungkap Spreng.

“Aspek kunci untuk membawa kita masuk ke dalam dunia sosial adalah dengan bagaimana kita merepresentasikan orang lain,” lanjutnya.

Korteks prefrontal medial dapat membantu menyimpulkan ciri-ciri orang lain. Penemuan ini membawa kita kepada wilayah dimana model kepribadian telah memiliki kode-kode tersendiri, dirakit, dan diperbaharui yang akan membantu otang memahami dan memprediksi perilaku kemungkinan orang lain serta mempersiapkan menghadapi masa depan.