LINE, sebuah aplikasi buatan perusahaan Korea Selatan, Naver Corp., yang telah berkembang sangat pesat, dengan pengguna lebih dari 100 juta sejak pertama kali diluncurkan pada Musim Panas 2011, pada dasarnya adalah aplikasi yang berlabel messaging app—apabila dibandingkan dengan aplikasi sejenis seperti Whatsapp, Viber dan Skype yang sama-sama menawarkan panggilan dan pesan gratis. Tapi pada kenyataannya, fitur-fitur yang ditawarkan oleh LINE lebih memposisikan aplikasi ini sebagai social network. LINE mewakili kekecewaan para Facebookers yang berharap bisa melakukan panggilan gratis seperti Skype. Download aplikasi LINE dan anda akan dikejutkan dengan berbagai fitur spesialnya seperti, games yang bisa dimainkan dengan teman yang berada pada daftar friend list LINE, ada pula LINE Camera yang memungkinkan anda untuk mengedit dan menambahkan filter pada foto anda ala Instagram, ada juga Official Accounts yang bisa digunakan untuk memfollow selebriti pengguna LINE yang telah verified, LINE café forum untuk chatting dengan para pengguna lainnya berdasarkan topik tertentu.

LINE lebih memfokuskan ke ranah mobile messaging untuk membangkitkan momentum bagi perkembangan sebuah platform/social network—telah menunjukkan keberhasilannya di Asia. Dalam menjaga pendekatan platformnya, LINE dapat digunakan di berbagai mobile platforms serta dapat juga digunakan sebagai web app di PC, Mac, dan Tablet.

Menurut Techcrunch, Jeanie Han, U.S CEO LINE mengatakan mereka tidak memiliki rencana apapun mengenai pemungutan biaya untuk aplikasinya—merujuk pada beberapa rumor yang beredar tentang pesaingnya Whatsapp yang menambahkan biaya berlangganan. LINE menyebutkan dirinya akan tetap pada pendekatan Freemium dalam menyediakan Sticker dalam aplikasinya, dan menawarkan akun resmi selebriti kelihatannya membuat LINE lebih menonjol ketimbang messaging app lainnya.