Persaingan akan terus memanas antara Apple dan Samsung. Marketing Chief Apple, Phill Schiller, menyerang Google dan Samsung menjelang peluncuran Galaxy S4 di Amerika, kemarin. Kritikan pedas dari Schiller terlontar kepada rivalnya manakala sedang dalam sebuah sesi interview. Dia mengatakan, Samsung boleh bangga dengan ponsel barunya, namun software dalam ponsel terbarunya itu keluaran tahun lalu.  Anggapannya adalah sebagian besar pengguna Android yang masih menggunakan versi terdahulu di perangkat mereka.

“Dengan data yang didapat, bisa diketahui kalau hanya 16 persen pengguna Android yang menggunakan versi terbaru. 50 persen lainnya masih tertinggal di versi lama keluaran hingga dua tahun lalu,” kata Schiller dalam Reuters.com (13/03).

Cukup beralasan ketika Schiller “melemparkan” kritikan terhadap Samsung, sebab kendati Apple tertinggal, nyatanya Apple selalu memperbarui operating sistem perangkat pintar mereka. Hal ini yang tidak disediakan oleh Samsung.

Namun begitu, meskipun kalah dalam hal perkembangan software, nyatanya Samsung pada 2012 mampu mengungguli Apple dalam hal produsen smartphone teratas dunia. Hal ini terlihat dari pasar Apple yang semakin tergerus oleh deretan produk Samsung.

Terlebih, jika perangkat Galaxy S4 ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat, maka Samsung akan sepenuhnya lepas dari bayang-bayang Apple. Patut diketahui, Apple selama ini yang mampu menguasai inovasi dalam hal perangkat pintar. Hal ini seolah membuat Samsung selalu tertinggal dan harus mengejarnya dengan membuat teknologi serupa. Inilah yang akhirnya membuat perusahaan asal Korea Selatan tersebut bermasalah karena dianggap tidak kreatif dan mencuri ide-ide Apple.