Samsung dikabarkan menyatakan permintaan maaf kepada publik atas peristiwa kebocoran gas di salah satu pabrik semi konduktor pada 28 Januari yang menyebabkan kematian salah seorang kontraktornya.

Peristiwa tersebut terjadi di pabrik semi konduktor Samsung di Hwaseong, Korea Selatan. Persitiwa ini setidaknya melukai empat orang pekerja lainnya selain kematian seorang kontraktornya. Permohonan maaf kepada publik disampaikan oleh wakil pimpinan perusahaan, Kwon Oh-hyun, setelah wakil direktur Samsung, Jeon Dong, menyampaikan permintaan maafnya kepada keluarga pekerja yang menjadi korban dan menegaskan untuk mengadakan investigasi pihak ketiga ke dalam kasus kebocoran gas asam florida.

Menurut laporan dari Yonhap News Agency, asam florida merupakan salah satu racun akut tak berwarna yang dapat melukai paru-paru, tulang dan juga sistem saraf. Dua hari setelah peristiwa tersebut, pihak Samsung didenda sebesar satu juta Won atau setara dengan $1,000 USD karena tidak segera melaporkan kebocoran gas yang dialaminya. Pemberitahuan resmi tidak diberikan pihak Samsung sampai korban meninggal di rumah sakit.

Selain itu, polisi juga menyatakan bahwa hasil pemeriksaan dari rekaman CCTV menunjukkan bahwa setelah kecelakaan tersebut asam florida telah menyebar ke daerah sekitar pabrik, yang pada kenyataannya sangat bertentangan dengan pernyataan Samsung sebelumnya bahwa situasi telah terkendali. Polisi juga mengungkapkan mereka tidak akan mengesampingkan kemungkinan bahwa puluhan ribu warga yang tinggal dalam radius dua kilometer dari pabrik Hwaseong sebagian telah terkontaminasi oleh gas.

Kwon mengatakan dalam pernyataannya bahwa Samsung akan segera mencabut izin operasional pabrik Hwaseong yang selama lima tahun terakhir ini bersertifikasi “hijau”. Sertifikasi “hijau” telah dimiliki pabrik Hwaseong sejak tahun 1998, yang berarti mereka telah bisa lulus pemeriksaan secara rutin. Berikutnya permohonan untuk peninjauan kembali telah disampaikan kepada pemerintah pada akhir bulan Agustus.

Sebanyak tujuh orang, termasuk tiga pihak resmi Samsung telah dimintai keterangan mengenai peristiwa kebocoran gas yang terjadi. Kwon juga mengatakan bahwa perusahaan akan mengambil langkah-langkah untuk mencegah peristiwa serupa di masa mendatang.

“Kami berencana untuk memperbaiki sistem operasional yang lebih ramah lingkungan” Ungkap Kwon.