MacWorld mengabarkan laporan terbaru yang dibuat oleh firma keamanan Appthority tentang pencurian personal data dari aplikasi iOS gratis. Padahal banyak isu beredar sisi keamanan Android dibandingkan dengan iOS jauh lebih rentan robot hijau itu. 

Uniknya, tingkat pengumpulan data pribadi pengguna perangkat iOS itu terhitung lebih tinggi dari data yang diambil oleh aplikasi gratisan milik Android yang ada di Google Play Store. Bahkan, dilaporkan bahwa banyak aplikasi gratis di App Store yang mengumpulkan data pribadi pengguna dan ‘dibagikan’ dengan pihak lain yang bisa saja menyalahgunakannya untuk tujuan buruk. Tercatat 60% dari 10 besar aplikasi gratis di App Store bisa mengumpulkan data pribadi pengguna.

Sebagai perbandingan, 10 besar aplikasi gratis untuk Android ‘hanya’ 50% saja yang terbukti mengambil data pribadi milik pengguna. Appthority juga menyebutkan bahwa aplikasi iOS tahun ini mendapatkan akses lebih besar dibanding tahun lalu sehingga kemungkinan pencurian data pengguna juga lebih besar.

Mengenai aplikasi gratisan yang banyak “diserang”, pihak Appthority menduga adanya pihak-pihak tertentu yang menginginkan data personal pengguna.

“Para pengembang aplikasi berusaha keras mencari cara menghasilkan uang dari aplikasi gratis yang dibuatnya. Setelah mendapatkan data pribadi pengguna, seperti alamat email, bisa saja para pengembang tersebut sengaja ‘membagikan’ data pengguna ke pihak lain dengan imbalan uang. Dan pihak lain itu akan memakai alamat email pengguna untuk mengirim iklan atau link mengenai produk yang mereka tawarkan,” ungkapnya.