Meskipun beberapa sumber menyebutkan mobil listrik kalah pamor dari mobil Hybrid, General Motors (GM) nampaknya justru tetap optimis. Pada 2012, GM menjual sekitar 30.000 unit Volt dan Opel Amperas. Seperti yang dilansir oleh Washington Post, GM bahkan berencana untuk meningkatkan angka penjualan sekitar 20 persen menjadi 36 ribu unit pada 2013. Angka ini memang jauh dari target sebelumnya yang mencapai 60 ribu pada 2012.

Chief Executive Officer Dan Akerson telah bersaing ketat dengan beberapa produsen mobil listrik lainya seperti  Toyota Motor Corp  dengan Prius. Meskipun manajemen GM pesimis dalam hal penjualan mobil listrik, mobil Volt tampaknya cukup memuaskan pelanggan. Hal ini tercermin dari terpilihnya Volt sebagai Car of The Year di Amerika Utara pada 2011.

Untuk memproduksi Volt sendiri GM harus mengeluarkan modal yang tidak sedikit. Tak kurang dari US$1,2 miliar digelontorkan perusahaan ini untuk biaya investasi Volt. Untuk meningkatkan angka penjualan, GM juga sempat menggunakan sistem sewa. Dengan biaya sekitar US$199, para pelanggan bisa menyewa mobil listrik ini dalam kurun waktu satu bulan.