Entah kenapa ketika baru digulingkannya CEO Groupon Andrew Mason hari ini, harga saham Groupon naik. Bagaimana tidak? Baru beberapa menit berita yang mengejutkan itu, gejolak positif naiknya saham perusahaan terlihat signifikan. Techcrunch (1/3) mengabarkan bahwa saham mereka pun naik 12% dari US$4,53 per lembar. 

Atas kejadian ini, beberapa investor merasa pengusiran Mason merupakan langkah positif manajemen untuk mendongkrak nilai saham. Kepergiannya akan digantikan oleh Eric Lefkofsky sebagai Executive Chairman dan Ted Leonisis menduduki posisi Vice Chairman. 

Bila melihat perjalanan perusahaan ini menjadi perusahaan terbuka, November 2011 silam adalah tahun di mana mereka melakukan peluncuran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) dengan harga US$20 per saham. Kemudian pasca dilakukannya IPO ini, ternyata pertumbuhan dari Groupon sendiri tak terlalu signifikan bahkan cenderung mengalami kerugian. 

Di sisi lain, banyak staf di Groupon merasa sedih melihat isu “ditendangnya” Mason dari manajemen. Mason sendiri, tampaknya mengambil hikmah dari kejadian hari ini dengan tenang. Dalam memo kepada karyawannya, Mason mengatakan bahwa penghapusan dirinya sebagai CEO adalah benar. 

“Saya dipecat hari ini,” ujarnya.