Dua tahun lalu Fujifilm telah meluncurkan X100 yang terkenal dengan lensa prima serta gaya yang unik. Tak ingin ketinggalan dengan yang lain, perusahaan asal Jepang ini mengeluarkan produk terbaru yakni salah satunya Fujifilm X100s. 

Penerus Fujifilm X100 ini, yang mewarisi desain elegan dan lensa berkinerja tinggi dari X100, namun dikembangkan lebih lanjut untuk memenuhi permintaan pelanggan dengan diperkenalkannya Jendela bidik Hibrida definisi lebih tinggi dan sensor serta prosesor yang baru.

Fitur-fitur yang dimiliki oleh X100s ini adalah kinerja sensor sebanding dengan keluaran bingkai penuh X100S memiliki sensor CMOS II X-Trans APS-C 16,3 juta piksel yang baru dikembangkan Fujifilm dengan pengaturan filter warna yang unik dan sangat acak, AF tercepat di dunia dan Pemrosesan Kecepatan Tinggi, kinerja fokus manual yang tertingkatkan dengan tampilan ‘Gambar Pisah Digital’ (Digital Split Image) yang pertama di dunia, jendela bidik Hibrida untuk memudahkan komposisi gambar, desain elegan dan fungsi yang canggih, seni fotografinya, pengambilan Film HD Penuh, dan asesoris Premium yang tersedia untuk Fujifilm X100s. 

Menurut Yoga Adhiswara dari Fujifilm mengungkapkan pengguna X100, 7,6% kebanyakan digunakan oleh nonprofessional. Selain itu menurut Marketing and Sales Fujifilm Indonesia mengatakan bahwa 7,8% market share dalam kurun waktu setahun mampu diraih oleh Fujifilm. 

“Kami menargetkan market share yang kami raih sekitar 11% di tahun ini. Dan untuk 2015 sekitar 20%,” ujarnya.