Jika beberapa waktu sebelumnya Pengadilan Mesir memerintahkan kepada Kementrian Komunikasi dan Investasi negeri itu untuk memblokir situs Youtube selama satu bulan, pihak berwenang setempat justru mengajukan banding atas putusan tersebut.Seperti yang dikutip dari kantoe berita MENA, dasar yang digunakan oleh pengadilan Mesir adalah akibat beredarnya video “The Innocence of Muslim” yang sempat menghebohkan dunia internasioanal.

Menurut pejabat yang terkait, pemblokiran terhadap Youtube justru akan berimplikasi buruk terhadap ekonomi dan politik di Mesir. Memblokir situs ini secara langsung dan tidak langsung akan memprengaruhi mesin pencari Google.

“Pemerintah tidak bisa melaksanakan isi putusan tersebut,” kata pernyataan itu. Satu-satunya langkah yang diambil pemerintah adalah dengan memblokir film yang bermasalah, bukan memblokir Youtube.

“Pemblokiran YouTube akan Mempengaruhi mesin pencari Google, dimana Mesir adalah pengguna terbesar kedua di Timur Tengah,” lanjut pernyataan itu. Hal ini akan menyebabkan Kerugian bagi perekonomian hingga puluhan juta US dolar dan Mempengaruhi ribuan pekerjaaan.