World Wildlife Fund (WWF) Selandia Baru dalam laporannya yang berjudul The Future is Here, perihal manfaat penggunaan energi terbarukan jika dioptimalkan sebaik mungkin di 2050. Dalam laporannya tersebut, organisasi dunia ini menunjukan bagaimana Selandia Baru mampu berkontribusi dalam pertumbuhan jumlah pekerjaan dan tentunya melindungi lingkungan sekitar.

Manajer Divisi Perubahan Iklim WWF Selandia Baru, Peter Hardstaff mengatakan energi terbarukan tidak saja berkontribusi dalam perubahan iklim yang lebih baik, melainkan ekonomi negara pun juga akan berkembang.

“Energi terbarukan selayaknya harus dikembangkan dengan baik agar terciptanya lingkungan yang bersih. Di sisi lain, tidak bisa menampik kemungkinan jika ekonomi negara pun akan berkembang,” ujarnya yang dilansir dari Scoop.

Landasan dari laporan yang dikemukakan itu, berdasarkan riset yang dilakukan oleh berbagai ahli termasuk analis energi dari Departemen Sistem Analisis dan Penilaian Teknologi, Stuttgart, Jerman. Riset tersebut menunjukkan bahwa Selandia Baru dapat mencapai listrik dari energi terbarukan hingga 100%. 

Tidak hanya itu saja, di sektor transportasi dan industri seperti penggunaan BBN diprediksikan akan mampu menggunakan bahan ramah lingkungan di 2050. Maka dari itu, wajar bila WWF menyerukan kepada pemerintah setempat untuk segera bertransformasi ke energi terbarukan.