Tiga ilmuwan IBM kembali menyabet penghargaan bergengsi The National Medal of Technology and Inovation yang langsung di serahkan oleh Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama. Ketiga ilmuwan tersebut—James J. Wynne, Rangaswamy Srinivasan dan Samuel Blum— diganjar penghargaan bergengsi di negeri Paman Sam tersebut, atas keberhasilan mereka di bidang teknologi.

Dalam inovasinya, ketiga ilmuwan ini berhasil menemukan jenis pembedahan laser baru dengan menggunakan laser eksimer, yang memungkinkan pembedahan mata refraktif LASIK dan PRK. Bagi IBM sendiri, penghargaan ini merupakan kali ke-sepuluh.

“Kami merasa sangat terhormat menerima penghargaan ini setelah lebih dari tiga puluh tahun kami memulai penelitian tersebut,” turur Dr. Wynne.

Penemuan ini akan mengubah masa depan dunia perbedahan. Laser eksimer sangat sesuai untuk pembedahan halus. Alat bedah mekanis konvensional seperti pisau bedah baja, kadangkala tidak akurat sehingga justru membahayakn kornea mata.

Ketiga ilmuwan ini sebenarnya memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda-beda. Mulai dari fisika laser, photokimia polimer, dan ilmu materi. Mereka mulai melakukan penelitian ini sejak malam natal tahun 1981. Pada awalnya mereka menggunakan daging kalkun sebagai bahan percobaan. Dari situlah mereka menemukan bahwa laser eksimer dapat diaplikasikan di dunia kesehatan.

Saat ini, bedah mata LASIK dan PRK adalah bedah perbaikan pengelihatan yang paling populer. Digadang-gadang pembedahan ini telah berhasil memperbaiki pengelihatan 25 juta orang di seluruh dunia.

Tak hanya menyabet penghargaan the National Medal of Technology & Innovation, tim ini juga akan menerima the 2013 Russ Prize of the National Academy of Engineering. Ini adalah penghargaan atas keberhasilan di bidang bioengineering  yang digunakan secara luas untuk memperbaiki kehidupan manusia.