Situs jejaring sosial Facebook akhirnya meraih laba yang cukup besar pada kuartal keempat. Dari sektor iklan mobile, Facebook meraup tak kurang dari US$1,58 miliar. Dewasa ini, iklan mobile memang menjadi tantangan tersendiri bagi banyak perusahaan teknologi, termasuk Google. Sayangnya, kenaikan ini justru berbanding terbalik dengan prestasi Facabook di lantai bursa. Saham jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg ini melorot 3% menjadi US$30,21 per lembar saham pada hari Rabu.

Di tubuh Facebook sendiri, sektor periklanan mobile memang tumbuh cukup signifikan sejak Facebook melantai bursa Mei tahun lalu. Kenaikannya hampir mencapai 40%. Tahun lalu, pendapatan Facebook dari sektor ini hanya US$1,13 miliar. Selain itu, laba bersih Facebook juga meningkat tajam menjadi US$64 juta pada kuartal ke-4.

Guna meraup potensinya yang ckup besar, Facebook juga telah meluncurkan berbagai produk layanan terbaru. Salah satunya adalah layanan “mobile-first”. Selain itu, Facebook juga telah meluncurkan Gifts yang memungkinkan pengguna untuk membelikan souvenir bagi temannya, serta alat pencarian media sosial baru.Berbagai layanan ini memang bukan ditargetkan akan menghasilkan revenue dalam waktu singkat. Namun, Zuckerberg menyatakan lebih mementingkan revenue jangka panjang.

Mengacu pada data yang dirilis akhir tahun lalu, saat ini jumlah pengguna aktif Facebook mencapai 1,06 miliar per bulan. Sementara setiap harinya tak kurang dari 618 juta user aktif berkecimpung di jejaring sosial yang saru ini. Negara-negara berkembang di Asia menjadi wilayah dengan pertumbuhan user paling besar saat ini.