Sepertinya pemerintah AS benar-benar berambisi dan menseriusi potensi biofuel dari alga untuk bisa dikomersilkan. Tak segan-segan pihak pemerintah AS melalui Departemen Energi mengucurkan dana US$10 juta untuk penelitian secara mendalam, baru-baru ini. 

Dana tersebut juga bertujuan meningkatkan produktivitas sistem budidaya alga, pengembangan yang efektif, dan nilai keekonomiannya.Departemen Energi AS meyakini bahwa peningkatkan hasil biofuel dari penelitian ini diharapkan mampu membantu menurunkan biaya biofuel sekaligus meningkatkan keberlanjutan biofuel dari alga.

“Pada skala besar, nantinya teknologi ini bisa membantu mempercepat komersialisasi produksi di dalam negeri, dan mampu bersaing dengan biofuel yang berasal dari alga juga,” kata Departemen Energi dalam sebuah pernyataan yang dilansir dari Renewable Energy Focus.