Satu lagi produk keluaran Jawbone—yang pernah didaulat sebagai pembuat speaker dengan fitur Bluetooth terbaik pada 2006—yang menarik untuk kita uji kemampuannya. Secara tampilan speaker yang dinamakan Big Jambox ini, memiliki desain yang segar, simple, dan clean dengan pilihan warna warna abu-abu, merah, dan putih. Dengan berat hanya sekitar hanya 1,24 kg, dengan dimensi 256mm x 80mm x 93mm. Berbalut material logam tipis berlubang-lubang halus, ditambah materi karet di bagian bawah, samping kanan-kiri, dan tombol-tombol kontrol di bagian atas. 

Awalnya kami mengira tombol-tombol ini seolah muncul hanya sebagai penghias belaka sebagaimana bulatan-bulatan karet di sisi belakang, namun sebagaimana biasa, tombol-tombol itu berfungsi untuk mengontrol volume, previous atau next, play/pause, dan tombol Jawbone berbentuk bulat dengan grafir “J” besar di atasnya. Tombol bulat ini membantu Anda mengakses berbagai fitur cerdas. Tekan sekali untuk mengetahui daya hidup baterai. Suara perempuan akan menginformasikan status baterai penuh, setengah penuh, atau “mendekati finish”. 

Suara perempuan yang terdengar renyah ini juga bakal muncul saat kebetulan ada panggilan masuk ketika Big Jambox terhubungkan dengan Smartphone Anda. Perempuan ini akan memberitahukan nomor telepon yang menghubungi Anda, sementara suara musik akan mati dengan sendirinya saat ada panggilan masuk. Uniknya lagi Anda bisa menerima penggilan tersebut hanya dengan menekan sekali tombol bulat di speaker.

Selain tombol-tombol tersebut, untuk memaksimalkan fungsinya, Big Jambox juga dilengkapi dengan beberapa port penghubung dengan piranti lain. Port penghubung ini berada di sisi kanan yang terdiri port charger, Micro USB, dan jack audio 3,5 mm. Di sisi yang sama juga terdapat tombol power dan tombol pairing Bluetooth. 

Pairing Mode

Rasanya tombol pairing ini menjadi salah satu yang wajib dicoba sebelum memutuskan kualitas Big Jambox. Menurut buku quick start guide yang tersedia, untuk menghubungkan Big jambox dengan perangkat mobile yang ingin dihubungkan via Bluetooth yang pertama harus dilakukan adalah menekan tombol pairing hingga lampu indikator berkelip merah dan biru. Setelah damlam mode on, akan terdengar suara perempuan yang menyampaikan pesan”Big Jambox is in pairing mode, waiting for your device to connect.” Pastikan fungsi Bluetooth pada perangkat yang ingin dikoneksikan juga dalam kondisi aktif karena Big Jambox akan memindai jaringan bluetooth di sekitarnya. Pilih jaringan bernama Big Jambox by Jawbone, jika muncul permintaan password maka masukkan angka “0000”. Selanjutnya kita bisa menikmati performa speaker ini dengan mengoperasikan player yang ada pada perangkat yang terhubung. Seperti biasa, hanya cukup sekali saja mengenalkan perangkat  Anda dengan Big Jumbox, karena selanjutnya mereka telah saling mengenal dan bisa langsung dioperasikan sepanjang masih dalam jangkauan area.

Cetar Menggelegar

Ini bagian yang terpenting yang harus disimak. Dalam masa uji coba, Tekno Crew menggunakan Big Jumbox untuk mendengarkan berbagai jenis file audio, mulai dari hasil wawancara, film, hingga music dengan berbagai genre. Untuk mendengar hasil wawancara tentu saja tidak ada masalah, suara yang terekam terdengar jernih sesuai dengan kondisi reaman yang ada. Sementara sebagai perangkat sound system saat memutar film, Big Jumbox membuat suasana ruang menonton film kami—dengan luas sekitar 7×4 m2—bak sebuah teater kelas atas. Suara pasukan yang berlari terdengar berderap seolah kita tengah bertiarap dan menempelkan telinga di atas tanah saat mereka lewat. 

Sementara ketika digunakan untuk mendengarkan musik dengan genre hip-hop respon bassnya terdengar sangat maksimal. Sementara untuk memutar album Bossanova kemampuan speaker ini membuat suasana lounge terasa begitu kental. Begitupula dengan vokal dan string pada genre Rock yang terdengar “cetar menggelegar” kendati cenderung lebih kuat pada treble. 

Kualitas suara yang dihasilkan terdengar sama bagusnya ketika didengarkan dari sisi manapun, apalagi dalam jarak yang tidak terlalu jauh dan dalam ruang yang akustik. Untuk kondisi outdoor—halaman kantor yang berhadapan dengan jalan raya—kualitas  suara masih bisa dinikmati dalam jarak 4-5 kaki. Selebihnya tentu kalah dengan hiruk pikuknya lalu lintas dan kondisi udara. Namun dengan pengembangan pada fitur penghilang gema serta komunikasi duplex menyeluruh, membuat Big Jumbox mampu menghasilkan suara panggilan telepon yang sangat jernih.

Untuk daya tahan baterai, speaker ini patut diacungi jempol. Dengan pemakaian 6 jam per hari, speaker  ini mampu bertahan hingga 2 hari. Artinya lebih dari yang dijanjikan oleh pihak Jawbone yaitu 15 jam. Sayangnya bobot dan ukuran Big Jambox membuatnya agak kurang nyaman untuk di bawa ke sana-sini di dalam tas. Dengan harga Rp3,5 juta rasanya Big Jumbox patut direkomendasikan bagi pembaca Teknopreneur yang senang bereksperimen dengan dunia audio.