Sekitar hampir dua tahun gempa bumi di Jepang yang diiringi tsunami sekaligus menggoyangkan reaktor nuklir Fukushima, Japanese Agency for Natural Resources and Energy atau dikenal dengan Badan Jepang untuk Sumber Daya Alam dan Energi telah mengumumkan rencana untuk membangun power plant angin lepas pantai terbesar di dunia.

Sebetulnya, inisiatif ini telah direncanakan di bulan Maret 2011. Hal ini berkaitan di 2020 nanti, pemerintah Jepang menargetkan jumlah power plant tenaga angin lepas pantai yang terbangun sejumlah 143 turbin angin. Rencananya pembangun power plant ini berlokasi 16 kilometer dilepas pantai Fukushima. Seperti yang diwartakan oleh Renewable Energy Magazine, diproyeksikan mampu menghasilkan output  1 GW. Nantinya, proyek ini diawasi oleh Takeshi Ishihara dari University of Tokyo.