Terobosan terbaru akan selalu diciptakan oleh Hewlett-Packard (HP) guna mengakomodir kebutuhan para konsumennya. Di antaranya tipe baru dari teknologi  storagenya yaitu HP 3PAR StoreServ 7000 storage dan HP StoreOnce 2000 and 4000 backup. Kedua produk tersebut dirancang untuk mendukung lingkungan virtualisasi, cloud, dan perkembangan data dalam jumlah yang besar. 

HP melihat peluang bahwa banyak perusahaan menghabiskan 70% dari anggaran mereka untuk kapasitas yang sebetulnya bukan untuk  menyimpan data sementara TI berupaya untuk mengelola puluhan arsitektur storage yang berbeda-beda. Hal ini menyebabkan terjadinya infrastruktur yang berdiri sendiri dan beragam, yang sering kali mengharuskan perusahaan memilih antara fitur atau kemampuan belanja TI.

“Kebanyakan para konsumen masih menggunakan storage yang lama sehingga kinerjanya pun kurang maksimal,” ujar Direktur Enterprise Group, HP Indonesia, Hengki Kastono saat press conference di Jakarta (16/1).

Dia pun melanjutkan bahwa rangkaian inovasi converaged storage kepunyaan HP ini membantu klien dalam menyederhanakan infrastruktur dan mengurangi biaya dengan menggunakan arsitektur yang sama untuk kategaori dan segmen storage yang berbeda.

Tidak hanya itu saja, soal storage backup yang diluncurkan bersamaan, pun tidak kalah hebatnya. Menurut Product Manager HP Storage, Katharine Wahyuri kecepatan yang dimiliki oleh backup storage ini tiga kali lebih cepat dengan biaya 35% lebih rendah dibandingkan dengan sistem serupa di kompetitor. 

“Kami pernah melakukan test. Dengan mem-backup data sejumlah 1 terabyte, waktu yang dibutuhkan hanya 1 jam saja. Ini tentu saja berbeda dengan yang lain,” terangnya.

Segmentasi yang disasar oleh produk ini adalah enterprise dengan diprediksikan starting price mulai dari USD40 ribu ke atas.