Berdasarkan pemberitaan dari Energy Matters, harga listrik grosir di Queensland meroket menjadi US$12 ribu per jam megawatt minggu lalu dan bahkan lebih tinggi daripada akhir pekan. Hal ini terjadi karena kondisi gelombang panas di negara bagian itu sehingga menciptakan peningkatan penggunaan AC dan berimbas pada permintaan listrik yang melonjak. 

Menurut The Courier Mail, “Queensland tidak lagi menghasilkan beban listrik dasar yang cukup untuk musim panas “. Pada grafik yang dimunculkan oleh Australian Energy Market Operator menunjukkan lonjakan harga terbesar terjadi pada pukul 10:00-16:00 waktu setempat. 

Selama peristiwa ini, ribuan sistem tenaga surya khususnya Solar Home System (SHS) terpasang dan menjadi bisnis di seluruh Queensland untuk dialirkan ke pengisian grid listrik. Dari bisnis tersebut, mereka menjual dengan ukuran harga sen per kilowatt jam, bukan dolar.

Bukan hanya di Queensland saja yang mengalami lonjakan harga listrik, Victoria juga mengalami peristiwa serupa baru-baru di mana biaya listrik grosir mencapai US$12.500 per jam megawatt.