Samsung Electronics—salah satu produsen ponsel terbesar di dunia—mengatakan akan mulai menjual smartphone berbasis sistem operasi Tizen tahun ini. Tizen sendiri merupakan sistem operasi open source yang menjadi saingan terbesar android.

“Kami berencana untuk merilis perangkat baru berbasis Tizen tahun ini dan akan terus memperluas lineup tergantung pada kondisi pasar,”  ujar Suwon, pejabat Samsung yang berbasis di Korea Selatan. Sayangnya, perusahaan tidak merinci spesifikasi model, harga atau jangka waktu untuk debut mereka.

Perangkat baru ini dimaksudkan untuk mengurangi ketergantungan pada sistem operasi Android—setelah Google mengakuisisi “saingan” Samsung, Motorola Mobility Holdings Inc sebesar US$ 12,5 milyar pada bulan Mei.

Perlu diketahui, Samsung adalah penjual terbesar dari perangkat berbasis Android dengan kapitulasi pasar mencapai US$ 219 miliar. Samsung telah mengirim 56,9 juta smartphone pada kuartal ketiga.