Mobil hibrida dan bus hibrida memang telah lama beroperasai dan menjadi andalan bagi transportasi masyarakat. Tapi bagaimana jika transportasi massal seperti kereta juga dikonversi menjadi kereta hibrida?

Di Eropa, teknologi untuk kereta hibrida jelas lebih mudah diimplementasikan. Para peneliti tinggal mengembangkan konverter diesel ke energi listrik ataupun sebaliknya. Hambatan justru datang dari faktor-faktor seperti siklus investasi bagi perencanaan modal, kepekaan terhadap kehandalan, dan kondisi ekstrim yang dihadapi oleh kereta api.

Permasalahan ini nampaknya mulai terjawab dengan keberhasilan kereta hibrida pertama, yang berhasil mengangkut penumpang di Jerman. Proyek kereta hibrida pertama ini mengangkut penumpang antara Aschaffenburg und Miltenberg, sebelah tenggara Frankfurt. Rute ini memiliki 14 stasiun hanya dalam 37 km (22 mil), sehingga banyak kesempatan untuk mengisi ulang baterai dengan daya pengereman regenerasi.

Selain mengurangi konsumsi bahan bakar, kereta listrik hibrida mendukung gerakan bebas emisi di daerah-daerah padat penduduk seperti di sekitar stasiun. Energi pengereman dapat disimpan dalam baterai lithium-ion dan digunakan untuk memulai, mempercepat, atau untuk memasok beban listrik di kereta.

youtube to mp3

youtube to mp3