Seberapa sering anda memanfaatkan fasilitas video call semacam Skype? Bagi kalangan urban di Indonesia, Skype sudah menjadi bagian dari gaya hidup untuk saling berkomunikasi. Tapi di Amerika, pemanfaatan Skype tidak hanya sekedar berkomunikasi. Skype juga digunakan untuk mengatasi kendala-kendala di bidang kesehatan.

Di banyak rumah sakit kota-kota kecil di Amerika, ketersedian dokter sebagai tenaga medis masih menjadi masalah. Untuk dokter panggilan misalnya, biasanya hanyalah dokter-dokter umum—bukan dokter spesialis.

Keterbatasan inilah yang coba dilihat sebagai peluang oleh Avera Health Network. Mereka menghadirkan dokter-dokter untuk perawatan kritis ke setiap rumah melalui Skype. Saat ini, mereka menyediakan layanan eConsult, eICU Perawatan, eEmergency, dan ePharm yang kesemuanya didukung oleh Skype. Sampai saat ini, Avera merupakan satu-satunya penyedia perawatan jarak jauh dan “telemedical” pertama di Amerika.

Untuk warga beberapa daerah pedesaan, perjalanan darurat ke rumah sakit besar mungkin memerlukan perjalanan yang sangat panjang—bahkan ada yang mencapai 200 mil— yang dapat membahayakan pasien. Dengan layanan kedokteran jarak jauh ini, pasien dapat menghemat waktu dan biaya pengobatan. Dengan hanya berkomunikasi via video call, bukan berarti seorang dokter akan kehilangan tajinya. Dokter tetap bisa mendiagnosis penyakit pasien dengan X-ray dan tes diagnostik lainnya.

Jika di Amerika saja wilayah pedesaaanya masih belum tercover secara baik oleh dokter, di Indonesia hal ini tentu lebih dibutuhkan lagi.