Berdasarkan laporan dari Finance. Ninemsn, bahwa vendor raksasa Finlandia Nokia mengirimkan surat gugatan untuk menyeret RIM ke pengadilan. Nokia tak tanggung-tanggung, melayangkan surat gugatannya di tiga pengadilan yaitu Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada. 

Dalam surat gugatannya, Nokia menjelaskan bahwa RIM selaku pemroduksi BlackBerry tidak diperkenankan menjual produk mereka yang menggunakan teknologi WLAN tanpa persetujuan dan membayar royalti kepada mereka karena kalah sengekta hak paten.

Mark Durrant selaku juru bicara Nokia mengatakan, “Kita telah mengirimkan surat gugatan ke Amerika Serikat, Inggris dan Kanada untuk menyeret RIM ke pengadilan.”

Durrant juga menjelaskan bahwa dalam kesepakatan sebelumnya, Nokia dan RIM sepakat untuk menandatangani perjanjian hak paten silang. Pihak Nokia beragumen bahwa kepemilikan hak paten wireless atau WLAN tersebut adalah salah satu pendapatan terbesar mereka.

Ibarat kata, saat ini RIM belum juga berhasil keluar dari krisis yang menderanya dan produknya tidak begitu diminati banyak pihak, kini RIM harus berurusan dengan pengadilan karena pelanggaran hak paten.