Kasus Apple dan Samsung, sepertinya kian mempengaruhi hubungan perdagangan antarkeduanya. Sebagaimana diketahui bahwa di luar dari permasalahan yang sedang terjadi di antara perusahaan raksasa tersebut, ada hubungan perdagangan yang membuat satu sama lain diuntungkan. Hal ini terkait dengan berhentinya Samsung menjadi pemasok baterai bagi iPad dan MacBook.

Samsung melalui anak perusahaannya,SDI, memutuskan tidak lagi menjadi pemasok baterai lagi Apple. Dihadapkan pada kondisi tersebut, Apple mengalihkan pasokan baterai produknya pada pemasok lain. Sebagai gantinya, menurut laporan China Bussiness News (25/11), Apple menunjuk Amperex Technology Limited dan Tianjin Lishen Battery untuk menjadi pemasok baterai.

Entah kenapa hal ini tiba-tiba saja terjadi dan kejelasan dari soal ini belum ada. Namun keputusan itu datang di tengah-tengah masa peralihan konsumen dari komputer desktop menuju perangkatmobile, seperti notebook, smartphone, dan tablet. Saat ini adalah masa panen untuk produsen baterai. 

Semakin berlarutnya perang paten antara Apple dan Samsung, membuat hubungan keduanya sedikit merenggang. Perlahan, Apple mulai mengurangi ketergantungannya pada Samsung dengan mencari pemasok komponen selain Samsung bagi beberapa produknya.

Sebelum ini, Apple dilaporkan mengalihkan pesanan komponen prosesor dari Samsung ke TSMC. Samsung pun kabarnya menaikkan harga chip yang disalurkan ke Apple sebesar 20 persen, meski laporan tersebut kemudian dibantah oleh pihak yang bersangkutan.