Sejak beberapa tahun lalu, Microsoft sedang membangun data center dengan bahan bakar dari biofuel. Proyek yang disebut Plant data ini akan beroperasi sebagai laboratorium terbuka untuk praktek data center berkelanjutan dan menunjukkan bagaimana persilangan antara pusat data dan pembangkit listrik terbarukan.

Saat ini Microsoft telah memilih lokasi di Cheyenne, Wyoming di mana pilot pusat data dapat didukung oleh  Dry Creek Water Reclamation Facility. Microsoft mengatakan, “Dengan menggunakan kembali biogas pada pusat data kami, kami akan dapat secara signifikan mengurangi emisi karbon. Proyek ini akan mempelajari metode baru untuk menyediakan sumber daya yang stabil, bersih, terukur, efisien dan ekonomis untuk pusat data. 

Microsoft telah memilih FuelCell Energy, Inc untuk memasok teknologi sel bahan bakar yang akan menyuplai kekuatan Plant Data dengan biogas. Dalam press realease FuelCell menyatakan, “Pabrik sel bahan bakar akan menyediakan 200 kilowatt tenaga untuk plant data Microsoft.

Microsoft sendiri menghabiskan $ 5,5 juta untuk penelitian proyek ini. Produksi energi dan kebutuhan energi dari server akan berada pada skala yang lebih kecil dari sebuah pusat data yang lengkap, tapi mudah-mudahan harus menyediakan banyak informasi tentang bagaimana untuk memanfaatkan jenis ini diatur dalam skala yang lebih besar.