Baru-baru ini dikabarkan Israel diserang kelompok hacker. Kelompok tersebut menyerang Bank Jerusalem dan situs Kementerian Luar  Negeri.  Sejauh ini, menurut ZDNet, sudah hampir 700 situs yang diacak-acak Anonymous. Target kelompok peretas populer ini adalah situs pemerintah, retail, banking, dan berbagai lini bisnis lainnya. 

Di sisi lain, perlawanan itu merupakan serangan balik atas gencatan senjata yang dilakukan Israel ke jalur Gaza dan menimbulkan korban tewas sampai puluhan orang. Hal serupa juga terjadi pada situs Kementerian Luar Negeri Israel yang dilaporkan telah diserang pada Jumat waktu setempat. Walaupun demikian, dikeesokan harinya situs Kementerian Luar Negeri Israel dapat diakses kembali.

Tidak cukup sampai disitu saja, Anonymous juga dilaporkan telah mencuri email dan password, serta database krusial dari Bank Jerusalem dan Kementerian Luar Negeri Israel. Untuk meyakinkan bahwa serangan di dunia maya ini akibat perbuataan kelompok Anonymous, mereka pun mengumbar aksinya melalui akun Twitter dengan hashtag khusus, yakni #OpIsrael.