Baru-baru ini IBM Indonesia memperkenalkan teknologi-teknologi baru yang dirancang untuk membantu perusahaan-perusahaan mengatasi tantangan yang mereka hadapi, termasuk meningkatkan keamanan, memanfaatkan komputasi awan, serta mengelola dan menganalisa data bervolume besar. Penawaran ini termasuk Power Systems kelas enterprise yang tenaganya terbesar saat kini, sistem penyimpanan disk kelas atas yang baru, dan pembaruan piranti lunak untuk komputer mainframe terbaru IBM.

Salah satu teknologi terbarunya adalah mempercepat kemampuan penyimpanan kelas enterprise untuk big data. Sebelumnya IBM telah mengumumkan strategi IBM Smarter Storage, sebuah pendekatan untuk merancang dan mengelola infrastruktur penyimpanan dengan lebih banyak otomatisasi dan memanfaatkan inteligen otomatis untuk meningkatan efisiensi, penggunaan dan performa sistem penyimpanan, di samping mengurangi biaya. Strategi baru ini juga menjanjikan garansi penghematan biaya paling tidak 50% jika menyebarkan IBM Real-time Compression.

Luapan informasi yang terus menghantui perusahaan-perusahaan adalah tantangan yang dihadapi setiap administrator TI. Volume data yang terus meningkat tidak saja menghambat performa dan pengelolaan sistem, tetapi juga beresiko terhadap keamanan. Untuk membantu pelanggan mengatasi tantangan-tantangan ini, IBM memperkokoh dua sistem penyimanan kelas atas miliknya dengan pembaruan keamanan dan performa yang signifikan. 

Selain itu pula, Untuk menjawab tantangan dunia bisnis yang dinamis, IBM menghadirkan dua seri Power System dengan teknologi terbaru. Kedua server yang ditawarkan ini adalah Power 770 dan Power780.

“Keduanya dilengkapi dengan mikroprosesor terbaru, yaitu Power 7+,” ujar Dedi Widharwanto, System Architect Technical Sales Support System and Technology Group IBM Indonesia.