Setelah karyawan Yahoo dan Facebook mewajibkan menggunakan Android atau iPhone. Dikabarkan Pentagon pun mengganti BlackBerry dengan iPhone dan Android. Badan Pertahanan Nasional Amerika Serikat (AS) ini memesan dua jenis smartphone populer tersebut untuk lebih dari 100 ribu karyawannya. Padahal beberapa bulan lalu, Department of Defense (DoD) AS telah memesan sekitar enam model BlackBerry berbasis OS BlackBerry 7. 

Tak hanya Pentagon, lembaga pemerintahan AS lainnya, Immigration and Customs Enforcement juga beralih menggunakan iPhone. Namun pada saat yang sama, RIM memberikan pernyataan yang masih memperlihatkan optimisme. 

“Kami memiliki satu juta customer di lingkungan pemerintahan di Amerika Utara yang sangat bergantung pada BlackBerry,” ujar RIM yang dilansir dari Washington Post . 

Ditambahkan RIM, lebih dari 400 ribu customer di lingkungan pemerintahan di seluruh dunia mengupgrade perangkat mereka tahun lalu. Perusahaan asal Kanada ini juga berkomitmen pada kebutuhan mobilitas para pengguna di jajaran pemerintahan di seluruh dunia.

Pemilihan BlackBerry sebagai perangkat di Pentagon tentunya tidak sembarangan. Smartphone besutan Research In Motion (RIM) ini dipilih karena reputasinya masih nomor satu untuk urusan keamanan. Dan jajaran pemerintahan AS memang dikenal sangat ketat dalam hal ini. Dengan masuknya smartphone Android dan iPhone sebagai perangkat pegawai Pentagon, RIM sepertinya harus berupaya keras mengembalikan reputasinya dalam hal keamanan perangkat.