Pemanfaatan robot bawah air untuk berbagai keperluan nampaknya mulai masif dilakukan. Setelah robot ikan untuk mendeteksi pencemaran air di pelabuhan serta coralbots sang penyelamat terumbu karang, kali ini diciptakan robot air baru untuk memetakan volume es di antartika.

Adalah para peneliti Australia yang saat ini menggunakan robot dalam air untuk memetakan es lapisa bawah di antartika. Dibantu dengan helikopter yang melakukan pemetaan 3D dari atas,  proyek ini memungkinkan para peneliti untuk mengetahui gambaran terperinci mengenai perubahan volume es.

Seperti yang dilaporkan Discovery News, robot ini mampu berenang 65 meter di bawah es. Robot ini akan mengeluarkan sonar multi-beam dan kemudian menyimpan informasi dalam komputer onboard. Ketika setiap survey dilakukan, data tersebut diubah menjadi peta 3-D dari bagian es.

Dengan mengukur ketebalan es, kita dapat mengetahui sejauh mana pengaruh perubahan iklim terhadap keberadaan es di antartika.