Seperti yang dikabarkan sebelumnya mengenai keputusan pemerintah Jerman  menghentikan penggunaan nuklir, menuai dukungan yang positif oleh mayoritas warga negara tersebut. Dominasi dukungan terhadap penghentian energi nuklir ke energi terbarukan pun mengemuka.  

Menurut Associated Press (AP), hasil survei yang diterbitkan Minggu oleh Majalah Focus mengatakan bahwa 72% dari Jerman masih mendukung pindah ke energi yang terbarukan. Hasil survey tersebut dilansir dari RedOrbit. Namun sisanya yaitu 24% tetap “ngotot” menggunakan nuklir. Pasalnya ada tidak kesetujuan bagi mereka “penentang” energi terbarukan mengenai tambahan biaya listrik untuk energi terbarukan.  

Dikabarkan bahwa biaya tambahan akan meningkatkan cost listrik sekitar $ 325 per tahun – meningkat 47% – mulai bulan Januari. Di sisi lain, Kanselir Jerman Angela Merkel berharap bahwa empat perlima dari listrik negara akan datang dari sumber yang terbarukan, seperti tenaga surya atau angin di tahun 2050.