Menanggapi permintaan dari Pemerintah Jerman, situs jejaring sosial Twitter akhirnya memblokir akses ke akun gerakan Neo Nazi. Semua tweet dari akun pecinta Hitler ini kini tak bisa lagi dinikmati oleh Negara asal partai NSDAP atau yang popular disebut Nazi ini kendati para pengagumnya dari negara lain masih tetap bisa mengaksesnya.

Apa yang dilakukan Twitter terhadap akun Neo Nazi di Jerman ini adalah yang pertama kali semenjak akun ini ada sejak awal tahun lalu. Kebijakan tersebut disinyalir akan diikuti oleh negara-negara Eropa lainnya. Negara-negara yang memiliki kisah buruk dengan eksistensi Nazi ini kemungkinan akan melakukan hal yang sama karena dianggap melanggar hokum negara.

“Kami memang tidak pernah ingin menahan konten apapun, namun rasanya baik jika kami punya alat untuk melakukannya terang-terangan dan spesifik,” ungkap penasihat umum Twitter Alex Macgillivray seperti yang dikutip dari BBC.

Dalam pernyataannyanya itu, Macgillivray juga menyertakan sebuah link yang merujuk pada surat yang dikirimkan oleh kepolisian Jerman, yang meminta agar akun tersebut ditutup.

Surat tersebut pun mengungkapkan bahwa pemerintah Jerman telah membubarkan Besseres Hannover, organisasi neo-Nazi tersebut.

“Organisasi telah dibubarkan, semua aset telah disita dan semua akun mereka di media sosial harus ditutup secepatnya.”