Masih ingat dengan kasus “perang laser” saat pertandingan sepakbola antara Timnas Indonesia vs Timnas Malaysia yang menghebohkan itu? Dalan insiden tersebut, pointer laser digunakan oleh suporter untuk mengganggu jalannya pertandingan.

Nah,,baru-baru ini, para peneliti dari ben-Gurion University of Negev menemukan manfaat lainya dari laser pointer selain untuk hal-hal buruk semata. Mereka menemukan bahwa laser pointer dapat digunakan untuk mendeteksi bahan kimia berbahaya.

Menurut The Optical Society, laser pointer hijau bisa digunakan untuk menciptakan spektrum raman. Spektrum ini bisa digunakan untuk mendeteksi bahan-bahan kimia berbahaya pada permukaan yang disorot. Dengan terobosan ini, para penegak hukum maupun pejabat kesehatan akan lebih mudah dalam melakukan pekerjaaanya.