Nampaknya rasa ambisius Jerman untuk keluar dari tenaga nuklir semakin terlihat. Pemerintah negara tersebut  telah memberlakukan pajak yang tinggi untuk listrik rumah tangga guna membiayai perluasan energi terbarukan. Dikabarkan bahwa pajak tersebut akan meningkat hampir 50 persen pada tahun ini.

Peningkatan tersebut akan meningkat dari € 3,6 sen menjadi € 5,3 sen ($ 6,7 sen) per kW mulai bulan Januari. Pajak digunakan untuk membayar produsen tenaga surya, angin atau biomassa yang telah dijamin di atas harga pasar untuk memastikan investasi mereka akan menguntungkan. Hal itu dikutip dari Boston.

Walaupun demikian, energi terbarukan milik Jerman baru menghasilkan seperempat tenaga listrik saat ini. Namun Jerman telah menargetkan bahwa penggunaan energi terbarukan akan meningkat hingga 80% di tahun 2050.