Banyaknya penelitian-penelitian dalam dunia energi terbarukan seperti pengembangan teknologi photovoltaik (PV) energi surya, membuat Oxford university  pun turut melakukan hal itu. Dikabarkan di Renewable Energy Magazine, Oxford University menciptakan PV dengan tingkat efisiensi 10,9 persen. Tim peneliti mengklaim inovasi bisa memberikan kinerja yang terendah biaya di pasar PV surya.

Teknologi ini berasal dari kombinasi keramik khusus diformulasikan dengan film tipis. Meso Sel Surya Superstructured (MSSC) dapat dicetak langsung ke kaca dan diproses di bawah suhu 150°C memberikan lapisan semi-transparan tapi kuat. Tim peneliti akhirnya berharap untuk mengoptimalkan perangkat untuk mencapai tingkat efisiensi lebih dari 20% yang mereka klaim akan mengungguli yang lain 

Selain itu, proses manufaktur yang sederhana dan bahan baku murah dan melimpah. Teknologi ini dapat dimasukkan ke dalam fasad bangunan kaca dan telah dilisensi oleh Isis Inovasi, transfer teknologi perusahaan dalam Oxford University untuk Fotovoltaik Oxford.

“Ini kelas baru sel surya akan memberikan produk secara besar-besaran scalable pertama untuk pasar bangunan PV terintegrasi dan sebagai energi kinerja konversi meningkatkan lebih lanjut, untuk aplikasi lainnya volume tinggi PV,” kata Kevin Arthur, CEO Fotovoltaik Oxford. Dia pun melanjutkan harapannya agar teknologi besutannya dapat diimplementasika secara masal.