Diprediksikan sekitar tiga puluh ribu lapangan kerja dapat diciptakan di sektor energi terbarukan jika pemerintah Irlandia menerapkan serangkaian reformasi mengenai energi terbarukan yang telah ditetapkan oleh para ahli energi terbarukan.

The Irish Wind Energy Association (IWEA) nampaknya menyerukan target revisi dari empat gigawatt (GW) dari tenaga angin untuk pasar dalam negeri, yang dapat menjalankan tiga juta rumah, dan enam gigawatt untuk ekspor pada tahun 2020.

Sementara itu, Kenneth Matthews, chief executive dari IWEA, menyebutkan bahwa energi terbarukan kesempatan emas di bidang energi. “Energi terbarukan adalah kesempatan ekspor nasional yang signifikan yang perlu disita,” katanya yang dikutip dari Irishexaminer.

Dalam sebuah laporan yang dibuat oleh IWEA bertepatan dengan konferensi di Killarney mengatakan Irlandia memiliki sumber daya total 20GW angin darat, 50GW dari lepas pantai di sebelah timur dan pantai selatan dan 1.920 GWS di pantai barat.

Target terbarukan Irlandia adalah 16% dari semua kekuasaan pada tahun 2020 dan 40% listrik pada waktu yang sama. The IWEA meminta Pemerintah Irlandia-Inggris untuk membuat kebijakan bersama terkait energi angina.  Sementara Inggris membutuhkan 18GW energi angin sebelum 2020. Kelompok ini mengklaim bahwa jika target terpenuhi maka akan ada investasi lebih dari € 18bn ke perekonomian Irlandia.