Samsung tak lagi bisa mengelak dari pemblokiran yang dilakukan oleh pengadilan Amerika Serikat atas produk Galaxy Tab 10.1. hal ini sebagai dampak dari ditolaknya permohonan banding yang dilakukan oleh perusahaan asal Korea Selatan ini.

Menurut pemberitaan Washington Post hari ini, sebenarnya upaya pemblokiran atas produk Galaxy Tab 10.1 ini sudah diusahakan oleh Apple jauh-jauh hari, bahkan sejak perusahaan asli Amerika Serikat ini menuding Samsung menjiplak produk iPad.

Keputusan pengadilan Amerika Serikat ini disesalkan oleh pihak Samsung karena dianggap memutuskan akses  konsumen terhadap produk mereka. “Kami kecewa dengan keputusan pengadilan. Kami akan terus melakukan berbagai langkah yang diperlukan guna menjamin akses konsumen terhadap produk-produk inovatif kami,” demikian pernyataan Samsung.

Bulan lalu, juri menyatakan Apple berhak atas USD 1,05 miliar setelah menyimpulkan bahwa sejumlah smartphone Samsung melanggar paten Apple yang ada di iPhone. Namun juri menolak dugaan Apple yang menuding Galaxy Tab 10.1 telah secara ilegal menjiplak iPad.

Hal itu lantas mendorong Samsung mengajukan banding ke Hakim Lucy Koh untuk membatalkan putusan blokir penjualan Galaxy Tab 10.1 yang dikeluarkan sejak Juni silam. Namun Hakim Koh menolaknya karena banding Samsung ke pengadilan yang lebih tinggi berlawanan dengan putusan blokir sebelumnya. Selain itu, secara prosedural banding tersebut juga harus ditinjau terlebih dahulu.