Setelah berhasil mengakuisisi instagram, Google kembali mencaplok situs jejaring sosial berbasis gambar yang juga menjadi pesain dari Instagram. Kendati tak sepopuler pesaingnya Instagram, tapi Snapseed memiliki beberapa kelebihan yang membuat Google melihat aplikasi besutan Nik Software ini memiliki potensi yang luar biasa. Google mengakuisisi Snapseed sekaligus dengan Nik Software dan seluruh aplikasi buatannya. 

Jika dibandingkan dengan layanan Instagram, Snapseed diklaim punya beberapa keunggulan, misalnya dalam hal mengolah gambar. Jika pada Instagram pengguna hanya bisa menggunakan salah satu dari 16 filter yang ada, kemudian mengkoreksi tingkat warna dan menambahkan frame.

Snapseed menawarkan fitur yang lebih mumpuni ketimbang yang diberikan oleh instagram tersebut. Aplikasi ini dipercaya punya koreksi warna yang lebih presisi, dengan pengaturan warna dan saturasi yang dirasa pas. Sedlain itu, pengguna bisa melakukan pengolahan dasar pada gambar yang mereka upload . fitur olahan itu antara lain straighten, crop, sharpen dan menambahkan efek vintage.

Walau kalah popular, bukan berarti Snapseed tak memiliki banyak pengguna, sejak setahun setelah diluncurkan aplikasi ini telah dipakai oleh 9 juta pengguna, baik dari pengguna Android dan iOS. Jumlah tersebut dirasa cukup luar biasa, apalagi aplikasi ini tidak gratis seperti Instagram melainkan dibanderol mulai US$ 5-20.