Tampaknya setelah robot Cheetah DARPA ditunjukan oleh Militer Amerika Serikat, mereka masih kekurangan “mainan” barunya. Baru-baru ini mereka  membuat robot “sapi”. Robot yang diberi nama LS3 (Legged Squad Support System) ini mampu berjalan sembari membawa beban 200 kg. Robot yang dibangun oleh Boston Dynamic, perusahaan pembuat The Cheetah, ini mampu berlari sejauh 20 mil tanpa kuatir kehabisan bahan bakar. Robot ini dibangun dengan biaya DARPA dan Marinir amerika Serikat untuk membantu tentara Amerika Serikat membawa perlengkapan tempur di medan perang.

Video menunjukkan LS3 mampu berjalan dengan kecepatan 4-10 km/jam mendaki bukit berbatu saat membawa beban. Selain itu LS3 juga mampu berdiri sendiri dari tanah. Untuk mendukung tugasnya robot ini dirancang untuk berjalan mengikuti personel militer.”Ide pembuatan LS3 adalah upaya kombinasi antara kemampuan membawa beban dan kecerdasan binatang,”ungkap Lt Col Joe Hitt, program manager DARPA, seperti dikutip dari Mobile Magazine.

DARPA (Defence Advance Research Project Agency) memang bertugas meneliti inovasi-inovasi baru yang akan digunakan untuk militer Amerika Serikat. Namun selain militer DARPA juga terlibat secara tidak langsung dalam kemajuan umat manusia. Hal itu karena internet yang Anda nikmati saat ini merupakan hasil temuan DARPA.