Akhir-akhir ini pemanfaatan energy surya berkembang dengan pesat. Tapi tahukah anda bahwa Fotosintesis yang dilakukan tumbuhan merupakan konsep dasarnya?. Saat ini, semua teknologi tenaga surya hasil karya manusia meniru konsep fotosintesis. Tak heran jika efisiensi konversi hampir 50 persen.

Tak puas dengan teknologi surya konvensional, para peneliti di Universitas Vanderbuilt sedang mengembangkan teknologi surya dengan menggabungkan antara fotosintesis pada bayam dengan tenaga fotovoltaik silicon.

Dengan fotosintesis alami seperti bayam, efisiensi konversi  energy surya menjadi energy listrik mencapai hampir 100 persen. Bandingkan dengan efisiensi yang didapat dari perangkat buatan manusia yang hanya mencapai 40 persen.

Selain efisiensi konversi yang tinggi, keuntungan lain dari sel biohybrid adalah bahwa mereka dapat dibuat dari bahan murah dan mudah tersedia, tidak seperti perangkat mikroelektronik yang banyak membutuhkan bahan langka dan mahal seperti platinum atau indium.

Untuk membuat sel bayam, peneliti Vanderbuilt mengekstrak PS1 dari bayam ke dalam larutan dan menuangkan campuran pada permukaan wafer silikon. Kemudian mereka menempatkan wafer dalam ruang vakum untuk menguapkan air jauh meninggalkan sebuah film dari protein. “