Berdasarkan pemberitaan media, kini jejaring sosial Facebook dikabarkan menghapus akun penggunanya yang terkait dengan nama ‘cosplay’. Hal ini menurut Facebook dianggap istilah penggunaan ‘cosplay’ dalam nama akun seseorang telah melanggar ketentuan layanan mereka.

Entah kenapa hal ini menjadi sebuah pelanggaran, Facebook masih diam terkait pernyataan resminya. Tercatat 4,8 persen dari total akun aktif merupakan duplikasi. Sementara 8,7 persen adalah akun palsu. 

Dikabarkan istilah ‘Cosplay’ merujuk pada penampilan karakter dalam sebuah komik atau manga, film, atau game digital. Penggemar ‘cosplay’ asal Washington DC Iggy Tissera, seperti dikutip Daily Dot, mengatakan tidak memperoleh peringatan terlebih dahulu dari Facebook sebelum kehilangan akun miliknya.

Namun, bergulirnya waktu Tissera sang pemilik akun ‘Cosplay’ menyadari penggunaan nama tersebut melanggar aturan layanan Facebook.