Seolah tak putus dari rundungan masalah, setelah sebelumnya dikabarkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada puluhan ribuan karyawannya atau sekitar 15 persen dari semua karyawannya seperti yang ditulis oleh Business Insider.

Kini perusahaan elektronika Hewlett-Packard (HP) malah mencatat kerugian kuartal hingga US$8,9 miliar setelah penjualan komputer personal menurun dan akuisisi Electronic Data System Corporation sebesar US$13,9 milar.

Nilai saham perusahaan yang bermarkas di Palo Alto California AS itu, seperti disebut Reuters, turun hingga empat persen di bursa AS. HP juga sedang melakukan proses restrukturasi multitahunan yang berfokus pada perluasan layanan perusahaan selain rencana memangkas jumlah karyawannya di seluruh dunia.

Direktur Keuangan HP Cathie Lesjak mengatakan separuh dari jumlah pengurangan karyawan ditargetkan selesai akhir tahun fiskal ini. Lesjak mengatakan HP akan mengurangi empat ribu karyawan pada kuartal ketiga dan menjadi 11.500 karyawan pada akhir tahun fiskal 2012.

AllThingsD juga pernah melaporkan bahwa keputusan PHK ini adalah bagian dari rencana restrukturisasi yang akan dimulai pada 23 Mei mendatang. Namun PHK tersebut tidak akan dilakukan sekaligus, tapi bertahap dengan jumlah total 30.000 karyawan.