Baru-baru ini Adobe mengumumkan perangkat lunak berbasis open-source. Source Sans Pro namanya. Perangkat lunak ini konon memungkinkan user untuk mengasah kreativitas mereka dengan menciptakan jenis font sesuai keinginan. Inovasi Source Sans Pro merupakan font open-source baru dari Adobe yang digunakan secara bebas. Siap untuk digunakan dalam program yang dijalankan saat ini.

Perangkat lunak ini resmi memiliki lisensi SIL Open Font License. Font tersebut hadir dalam enam ragam, dalam gaya tegak (upright) dan miring (italic). Menawarkan dukungan untuk huruf latin, termasuk bahasa Western dan Eastern European. Selain itu, mendukung juga untuk huruf Vietnam, pinyin Romanisation of Chinese serta Navajo. Untuk varian monospace, kabarnya saat ini sedang dalam tahap pengembangan.

Source Sans Pro merupakan font pertama yang diluncurkan Adobe yang mendukung kedua simbol mata uang, rupee India dan lira Turki. “Dalam membuat font open-source, ini penting bagi kami untuk membuat semua sumber file yang kami gunakan di dalam produksi yang tersedia,” ujar pengembang Source Sans Pro, Paul D Hunt. Menurutnya, dengan kelengkapan semua sumber file itu, maka pengguna dapat direferensikan oleh orang lain sebagai sumber untuk menciptakan font OpenType dengan alur kerja Adobe Font Development Kit for OpenType (AFDKO).

“Paket penuh dari sumber file bisa didapatkan dari halaman unduh Source Sans di SourceForge,” tambahnya. Tools pengembangan font itu segera tersedia untuk digunakan dalam Google Docs dan presentasi.