Inovasi yang terus berjalan akan melahirkan sebuah kemudahan bagi umat manusia. Salah satu kemudahan itu adalah sebuah situs bernama Cyfler. Situs ini mencoba menjembatani peluang bisnis online yang saat ini tengah marak-maraknya. Konsep yang sangat mudah untuk setiap orang mengaplikasikannya dan berusaha mengedepankan konsep Billboard.

Lewat konsep tersebut, sebuah komunitas bisnis dengan mudah menyusun Billboard (disingkat Bilbo) dalam situs Cyfler dan menggabungkan konten mereka yang sudah ada dari berbagai layanan (seperti YouTube, Facebook atau LinkedIn). Namun Cyfler tidak berhenti di sekadar “papan reklame virtual”. Hal yang menarik dari situs ini adalah potensi untuk saling terhubung antar bisnis melalui sistem rekomendasi peluang bisnis.

Rekomendasi tersebut mirip dengan rekomendasi teman yang biasa muncul di layanan seperti Facebook atau Twitter. Bedanya, kali ini pendekatannya adalah bisnis. Agar lebih sesuai dengan masing-masing bisnis, setiap pengguna Cyfler bisa menetapkan ekosistem industri atau bidang usahanya. Kemudian, situs bisnis online ini mampu menuliskan kebutuhan (Needs) dan penawaran (Offers) dari bisnisnya. 

Diharapkan, kebutuhan dan penawaran tadi bisa dilihat oleh pebisnis lain yang berada dalam ekosistem alias bidang usaha yang sama. Cyfler dikatakan akan bisa dimanfaatkan oleh kalangan perusahaan maupun penyedia jasa lepas (freelancer). Selain versi gratis, layanan ini juga tersedia dalam versi premium. 

Dan sudah barang tentunya, seperti lazimnya situs jejaring sosial, efektif atau tidaknya situs ini akan tergantung dari berapa banyak pengguna yang tepat yang juga bergabung di dalamnya.