Investasi di bidang energi terbarukan nampaknya kian diminati. Fulcrum bioenergy, sebuah perusahaan biofuel asal Amerika yang sedang merencanakan Initial Publict Offering (IPO) akhirnya menerima pinjaman bersyarat sebesar US $ 105.000.000 untuk membangun fasilitas komersial pertama.

Fulcrum Sierra Biofuels Plant akan menjadi membangun pabrik sekitar 20 mil (32 kilometer) timur Reno, Nevada yang diperkirakan dapat menghasilkan 10 juta galon (38 juta liter) etanol setahun dari sampah rumah tangga.

Pinjaman yang digelontorkan Departemen Pertanian AS ini merupakan bagian dari upaya untuk mendorong percepatan pembangunan sumber energi terbarukan. Sejauh ini, Departemen Pertanian AS telah mendanai tujuh proyek lain yang sedang mengembangkan sistem untuk menghasilkan sumber energi terbarukan lainnya.

Fulcrum, yang berbasis di Pleasanton, California pada 22 September  tahun lalu memang telah terdaftar untuk memperoleh dana sebesar $ 115.000.000 dalam IPO untuk mendanai sebagian pembangunan pabrik biofuel yang memakan biaya $ 180,000,000 di Sierra.

IPO adalah salah satu opsi pendanaan bagi perusahaan sedang mempertimbangkan, Rick Barraza, wakil presiden perusahaan administrasi, mengatakan hari ini dalam sebuah wawancara. “Kami masih mencari untuk meningkatkan modal ekuitas baik melalui IPO atau sumber swasta,” katanya. “Kita akan melihat semua jalan, entah itu modal swasta atau publik.”

“Konstruksi dapat dimulai tahun depan setelah perusahaan menyelesaikan jaminan pinjaman dan mengatur pembiayaan bank,” ujar Rick Barraza, Wakil Presiden Perusahaan.

Dalam  prosesnya, Waste Management Inc dan Waste Connection Inc akan memasok sampah yang akan diproses menjadi biofuel sementara Tenaska Biofuels LLC akan membeli semua bahan bakar yang dihasilkan selama tiga tahun.

Menurut program US Environmental Protection, AS akan memproduksi sekitar 36 miliar galon biofuel per tahun pada tahun 2022.