Masyarakat Jepang memang berbeda dalam memahami robot. Jika di Amerika Serikat Robot selalu diidentikkan dengan sesuatu yang berkaitan dengan perang atau kejahatan versus kebaikan, tidak begitu dengan penduduk Jepang. Mereka selalu menjadikan robot sebagai sahabat yang hangat dan bisa diandalkan. Lihat saja ASIMO yang dianggap mendekati imajinasi mereka soal robot. Baru-baru ini robot pintar besutan Honda ini kembali mengalami upgrade. Robot humanoid yang lahir pada 2000 yang mampu berlari lebih cepat, bisa menyeimbangkan diri di permukaan miring, loncat dengan satu kaki, menendang bola, hingga menuangkan minuman ini telah memiliki kemampuan yang baru.

Kemampuan robot yang bernama lengkap Advanced Step in Innovative Mobility ini juga digunakan untuk membantu operasi pembersihan di Pembakit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima yang rusak. Asimo model baru yang dipamerkan Honda baru-baru ini  dikatakan mampu menampilkan mode semi-autonomi. Robot putih ini juga hadir lebih ramping dan ringan, dengan bobot 6kg lebih enteng dibanding pendahulunya.

Untuk kegesitan, Asimo baru ini kini bisa berlari dengan kecepatan 9 km/jam, tentunya ini sudah cukup pesat untuk ukuran robot karena sebelumnya Asimo hanya mampu berlari dengan kecepatan 6 km/jam. Sedangkan untuk keterampilan, kali ini Asimo bisa melompat dengan satu kaki dan menendang bola ke sekelilingnya, dan juga beberapa keterampilan seperti yang bisa dilakukan di versi sebelumnya. Lagi-lagi Honda belum membuat robot ini untuk produksi masal, dan masih membuatnya dalam produksi terbatas saja.

Hal itu jadi bukti bahwa robot berkepala bulat ini kini semakin lentur dan sedikit lebih pintar. Hal ini juga merupakan langkah maju Honda untuk menepis kritik bahwa ASIMO tak punya banyak manfaat dalam praktik sehari- hari. Karena itu, tidak ada lagi label ASIMO hanya mainan canggih dan lucu untuk mempromosikan merek Honda. ASIMO kini juga mampu membedakan suara dari tiga orang berbeda yang berbicara pada saat bersamaan. Dan yang pasti ASIMO akan menjadi sahabat yang baik bagi masyarakat, sebagaimana robot dalam serial manga atau anime.

Jadi jangan kaget jika kebetulan sedang berada di Jepang dan mendengar robot berbicara “Nama saya ASIMO” sambil jari-jarinya membentuk simbol namanya. Jika mau Anda bisa menjabat tangannya dan berkenalan.