Enam puluh persen rumah tangga Inggris saat ini dapat menikmati layanan broadband supercepat. Demikan yang dipaparkan oleh laporan setebal 400 halaman yang dirilis hari ini (19 Juli ) oleh Ofcom Communication Market Report. Menurut pengamatan, ketersediaan broadband saat ini telah mencapai 100% di Inggris, Wales, dan Irlandia Utara, serta 99,87% di Skotlandia.

Laporan ini menyebutkan bahwa broadband supercepat—yang diterjemahkan sebagai koneksi dengan kecepatan setidaknya 20Mbps—sekarang telah tersedia untuk 60% rumah tangga di Inggris. Saat ini hanya 6,6% atau1,4 juta rumah, benar-benar telah memanfaatkan koneksi ini. Serat  broadband, salah satu pilihan tercepat bagi penguna regular, ini mencapai 31% dari rumah tangga Inggris dan secara impresiv 87% menjangkau Irlandia Utara. Secara keseluruhan, penggunaan internet di kalangan dewasa mencapai 76%. Diantaranya 13% menggunakan mobile broadband melalui dongles dan PC data cards. Rata-rata kecepatan broadband di Inggris pada akhir tahun lalu 7.6 Mbps.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2010 The Britain’s Superfast Broadband Future melaporkan bahwa kedepannya rumah tangga dengan akses broadband hanya mencapai 71% dengan rata-rata kecepatan 5.2 Mbps. Dan dengan rata-rata waktu online per bulan per pengguna adalah 23,5 jam pada tahun 2011. Sementara menurut Thinkbroadband.com, salah satu bagian terpenting dari laporan tahun ini adalah bahwa UK sangat cepat beralih dari layanan pos ke layanan yang lebih murah dan lebih cepat dalam berkomunikasi, yakni e-mail dan jaringan sosial.  Fakta menarik lainnya setengah dari seluruh orang dewasa di Inggris mengaku menggunakan situs jejaring sosial secara teratur di rumah. Pengeluaran iklan online tahun lalu lebih besar ketimbang jenis iklan lainnya. £4.8 milyar untuk iklan online, dibanding  £4.2 milyar untuk TV dan  £3.9 milyar untuk surat kabar. Sementara nilai barang yang dijual secara retail di online meningkat  £2.6 milyar pada Februari 2012 atau naik 30% pada periode yang sama di tahun sebelumnya. 

Laporan Ofcom juga menyebutkan bahwa smartphone telah menjadi perangkat yang penting yang digunakan untuk mengakses internet, dan perangkat ini secara dramatis telah meningkatkan jumlah pengguna internet. Sementara Cisco’s 2012 annual Visual Networking Index (VNI) memperkirakan di tahun 2016 akan ada 3,4 milyar pengguna internet atau mencapai 45% dari populasi dunia. Data VNI memproyeksikan bahwa akan ada 72 juta pengguna internet  rumah tangga yang akan menggunakan lebih dari 200 GB per bulan pada 2016.